Title : The New
Life
Author :
Wiedictator As Undeads (on Facebook)
@WieAnchovy (on
twitter)
Cast : Lee
Donghae, Lee Hyuk Jae, Kim Heechul, Lee Sungmin, Park Jung Soo and others
Type : Chapter
,YAOI FF
First Note : seharusnya FF ini release tanggal 2 Januari.
Menurutku itu terlalu lama.. saya mengedit beberapa bagian dalam FF ini sebelum
FF ini di post, maaf apabila terkesan jelek dan pastinya, chapter ini adalah
chapter terpendek dibanding dengan chap2 sebelumnya… karena saya hanya ingin
lebih memfokuskan kepada masalalu Lee Hyuk Jae. Oh iya, hanya sekedar
mengingatkan, FF ini murni hasil imajinasi saya, jadi,, apabila ada yang tidak
masuk di otak anda.. mohon dimaklumi. Inilah IMAJINASI SAYA. Sekali lagi~ tidak
untuk mengopas tanpa ijin… ^^ thx.
~oooOOOooo~
~Donghae’s point of view~
Tenang, wajahnya terlihat tenang. Berbeda dengan
beberapa jam yang lalu, saat ia menggenggam erat tanganku dengan jemarinya,
saat rahang itu mengeras, saat tatapan matanya menattap trauma ke obyek yang
dilihatnya, dan saat tubuhnya bergetar ketakutan.
Tuhan, bukankah aku sudah berdoa kepadaMu dan tidak
lagi meminta untuk keadaan Hyukkie seperti itu ?
Entah kenapa aku mengutuk diriku sendiri yang tidak
bisa menjaganya, yang membiarkan Hyukkie menjadi begitu ketakutan lagi.
Ya, kali ini aku berada duduk di samping ranjangnya di
kamarnya. Menggenggam salah satu tangannya dengan tanganku, mengamatai
keAgungan Tuhan yang menciptakannya begitu sangat indah. Dia tertidur nyenyak.
Aku sama sekali tidak berniat untuk membangunkannya.
Kamar dengan nuansa penuh dengan warna biru muda dan
aroma strawberry ini membuatku sedikit lebih tenang. Ya, aku tidak tahu
perasaan apa yang ada didalam diriku saat ini, begitu mengetahui semua cerita kelam
tentang masa lalu Hyukkie.
~Flashback~
Aku mencoba menata nafasku. Aku berlali pulang begitu
mendapat pesan singkat dari Heechul hyung, dan begitu aku sampai di lantai 2
tempat dimana aku tinggal, aku mendapati Kyuhyun yang berdiri tak jauh dari pintu
kamar Hyukkie dan tak jauh dari tempat Kyuhyun berdiri, ada Heechul hyung di
pelukan Jung Soo hyung.
Ya benar, Jung Soo hyung adalah kekasih Heechul hyung.
Jujur, aku sedikit kaget begitu mengetahui Jung Soo hyung adalah kekasih dari
Heechul hyung. entahlah, hanya kaget mengingat mereka berdua memiliki sifat
yang saling bertolak belakang. Tetapi dari apa yang aku lihat selama ini, Jung
Soo hyung sangat menyayangi Heechul hyung, begitu juga sebaliknya.
“Ouwh, Donghae-ahh ?”
Kyuhyun yang sedari tadi sibuk menundukkan kepalanya
tiba-tiba menengadakan kepalanya begitu suara Jung Soo hyung memanggilku.
Sedangkan Heechul hyung, yang sebelumnya berada di pelukan Jung Soo hyung,
dengan seketika mencari sosok yang disebut oleh kekasihnya, yang tak lain adalah..
diriku.
Untuk kedua kalinya sejak aku bertemu dengan Heechul
hyung, aku bertemu dengan tatapan itu lagi. Tatapan yang membuatku bersalah
tetapi aku sendiri tidak tahu kesalahan apa yang membuat ku merasa begitu
bersalah dimatanya.
“Kita perlu bicara”
Seketika itu juga Heechul hyung menarikku kekamarnya,
mendudukkan aku ditempat tidurnya sedangkan dia mengambil kursi dan duduk tepat
dihadapanku, Jung Soo hyung menyusul dan berdiri tepat di samping Heechul hyung
sedangkan Kyuhyun lebih memilih menyandarkan dirinya di daun pintu kamar bercat
merah itu.
“Aku tidak akan menanyakan apa yang terjadi hingga
Myeolchi seperti itu, karena sudah jelas penyebabnya.” Ujar Heechul hyung.
“Disini dan sekarang ini, tugas mu hanya diam,
mendengarkan semua yang aku ceritakan, dan jangan sekalipun mencoba untuk
memotong.”
“Heechul-ahh,, tenanglah.”
Aku melihat Jung Soo hyung mengusap punggung Heechul
hyung menenangkan. Aku tidak melihat Heechul hyung yang aku kenal. Tidak tahu,
hanya merasa aneh dengan Heechul hyung yang sekarang.
“Myeolchi yang aku kenal sekarang, bukanlah Myeolchi
yang sebenarnya. Walau sebagian besar sifatnya kembali seperti semula, tapi
bukan Myeolchi yang seperti ini pada awalnya.”
Shit!! Hanya dengan beberapa kalimat saja otakku sudah
memproses berjuta pertanyaan, tapu aturan main untuk saat ini. Aku hanya
diperbolehkan untuk diam!
“3 tahun yang lalu… dimusim semi yang seharusnya
menjadi musim favorite Myeolchi, tetapi pada saat itu menjadi masa yang sulit
baginya…”
Heechul hyung terdiam, terlihat mencoba menghirup
oksigen sebanyak yang ia bisa. Hari ini, dan sekarang, Heechul hyung akan
menceritakan semua tentang Lee Hyuk Jae.
“Pagi itu, Myeolchi baru saja selesai membuat sebuah
kue dengan hiasan buah kiwi, strawberry dan jeruk di atasnya, dengan ceria dia
membungkus kue kecil yang akan ia berikan kepada orang yang sangat ia cintai…
begitu selesai ia berpamitan kepada ku dan Sungmin untuk pergi, tentu kami
tidak akan bertanya kemana karena hanya satu tujuan yang pasti, menemui
kekasihnya.”
Jadi, Hyukkie ku sudah merasakan cinta pada pandangan
pertama ? ahhaku lupa, dia belum menjadi Hyukkie Ku.
“beberapa menit atau mungkin beberapa jam setelah itu,
aku yang sedang berbicara santai dengan Sungmin dikamarku ini melihat
kedatangan Myeolchi yang dengan tergesa-gesa memasuki kamarnya. Awalnya aku
kira dia memangingin beristirahat, tetapi hingga malam harinya Myeolchi belum
juga keluar kamar… akhirnya aku putuskan untuk menghampirinya, mengetuk
pintunya dan mengancam untuk mendobrak pintu itu jika ia tidak juga mau membuka
pintunya…”
Heechul hyung kembali terdiam,, sebentar ia memejamkan
mata dan kembali mengambil oksigen yang banyak.
“begitu dia membuka pintu, untuk pertama kalinya sejak
aku mengenal Myeolchi, dia terlihat begitu buruk. Mukanya terlihat pucat dan
matanya terlihat merah dan membengkak. Dia menangis… kemudian dengan cepat dia
memelukku, dan menceritakan semuanya, menceritakan bahwa ia dikhianati oleh
kekasihnya …”
~3 Years ago~
~no one pov~
“A…aku rasa dia… mencintai ku… se… seperti aku..
mencintainya… ta.. tapi ter.. ternyata tidak hyung…”
“Myeolchi… tenanglah… aku tidak paham apa yang kau
katakan, kumohon tenanglah dulu~”
“Hyung,, aku… aku putus dengannya.”
“Mwo ?? putus ? dengan kekasihmu ?”
“Ne..”
“waeyooo ??”
“Hyuuung tau aku datang ke rumahnya kan ?”
“Ne, sesaat setelah kau mengemas kue buatanmu.”
“Aku sampai di depan apartemennya dan memutuskan untuk
langsung masuk karena dia sudah memberikan kunci cadangan dari apartemennya…”
“lalu~”
“Aku berniat memberi kejutan hyung,, tap.. tapi..”
“Tapi kenapa ?”
“ta..tapi.. tapi kenapa justru aku yang terkejuuuutt
?? huwaaaaaaaaaaaaa”
“ssshhhh~~ Myeolchi tenanglah… uljima, kalau begini
bagaimana aku bisa paham ? kenapa kau putus dengannya ??”
“Ak.. aku.. melihat dia ber… berhubungan sex dengan
yeoja hyuuuunggg… huwaaaaaaaaa~~”
“MWO ???”
~End of 3 years ago~
~oooOOOooo~
~Donghae’s point of view~
“Dan kau tahu siapa orang yang sudah menghianati
Myeolchi ?”
Menggeleng. Aku masih ingat benar aturan main Heechul
hyung saat ini. Tidak menjawab, berarti tidak mengeluarkan suara.
“Dia, namja yang sudah merubah Myeolchi menjadi
seperti ini, namja yang aku yain sudah kau temui… dia…”
Tunggu, namja ? jadi Hyukkie ? Gay ? gosh !! tapi,
kenapa aku menahan nafas ? atau jangan2 namja yang tadi …
“Choi Siwon. Namja itu yang sudah membuat Myeolchi
seperti ini.”
Heechul hyung terlihat emosi, dan Jung Soo hyung
dengan sigap menenangkan Heechul hyung. jadi,,, namja yang tadi bernama Choi
Siwon ?
“Mungkin kau masih belum paham kenapa hanya dengan
seperti ini, Myeolchi bisa menangis ketakutan seperti sekarang.”
Iya,, ini yang baru saja ingin aku tanyakan. Putus
dengan kekasih yang menurut hasil pencernaan setiap kalimat dari Heechul hyung
tadi, Hyukkie yang memutuskannya, kenapa Hyukkie terlihat takut bertemu
dengannya ?”
“Itu bukanlah masalah yang sebenarnya”
Eh ? lalu ?
“Keesokan harinya, aku disibukkan dengan rancangan
yang sedang aku kerjakan…”
Ya, Heechul hyung bekerja sebagai fashion designer,
karyanya cukup dikenal di seluruh penjuru Korea. Tapi Heechul hyung tidak juga
mau pindah ke apartement yang lebih mewah mengingat hidup mewah bukanlah
sesuatu yang harus bagi orang tenar seperti dia. Ck~ pola piker yang sungguh
aneh.
“Aku berniat masuk kekamar ketika aku mendapati
Myeolchi keluar dari kamarnya, dia terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya.
Dia bilang Sungmin tidak ada dikamarnya sedangkan dia ingin keluar mencari
udara segar. Aku membiarkannya, mengingat dia memang membutuhkan sesuatu yang
segar untuk mengembalikan keceriaanya. Beberapa menit setelah aku masuk
kekamarku, aku mendengar suara pintu yang ditutup dengan keras. Aku rasa itu
Sungmin. Tapi peikiranku salah ketika aku melihat papan yang digantung di pintu
berwarna biru itu bergetar.”
Aku memandang kearah pintu biru muda itu. Ya, disana
terpapang tulisan hangul dari “Myeolchi” yang terbuat dari kayu, dan
digantungkan dengan tali tipis yang menancap di paku kecil.
“aku mendekat kearah pintu Myeolchi, dan aku mendengar
beberapa suara aneh, aku tidak bisa menjelaskannya kepadamu karena aku sendiri
tidak pasti itu suara apa. Aku mencoba mengetuk dan memanggil namanya tetapi
tidak ada respon. Entahlah, aku merasakan sesuatu yang buruk. Aku mencoba
membuka pintunya tetapi itu terkunci, kemudian aku mendobrak dobrak kasar, dan
meneriakkan nama Myeolchi. Tetapi tidak juga ada respon. Aku frustasi, hingga
kuputuskan untuk mendobrak.”
Kenapa ? kenapa mata Heechul hyung berair ?
“sudahlah, kita bisa bicarakan ini lain waktu”
Tidak!! Jung Soo hyung aku mohon jangan tahan Heechul
hyung !
“Tidak bisa ! Donghae harus tahu semuanya.”
Baiklah, Heechul hyung~ lanjutkan .
“Ketika pintu itu terbuka,, a…aku melihat… Myeolchi
dalam siksaan.”
WHAT ??
“Siwon… siwon ada disana.. diakamar Myeolchi… dan… dan
dia … dia… memperkosa Myeolchi”
Airmata Heechul hyung jatuh bebas membasahai pipi
putihnya, sedangkan aku… pikiran ku kosong, aku tidak tahu harus berfikir
seperti apa…
“Myeolchi tidak bisa melawan, jelas tubuh Siwon jauh
lebih besar darinya… pada saat itu… a… aku.. melihat mereka.. di.. di atas
tempat tidur… tan.. tanpa pakaian“
Cukup !
“Tangan Myeolchi berada sejajar dengan kepalanya dan
tahan oleh tangan kuat Siwon, kalau … kau bertanya… kenapa Myeolchi tidak..
berteriak.. karena… namja itu menutup … mulut Myeolchi dengan kain.”
Aku tidak bisa mendengar ini …
“Jelas tatapan nafsu dan amarah aku dapat dari mata
Siwon begitu tatapan kita bertemu, meski … mulut Myeolchi tertutup oleh kain,
aku mendengar jelas bahwa… Myeolchi menangis hebat… “
Aku mohon berhenti …
“Kaki Myeolchi menendang-nendang buas kesembarang
arah… tetapi tetap tidak bisa membuat Siwon, yang berada di atasnya untuk menyingkir.
Aku berinisiatif untuk menyerang Siwon dengan segala kekuatan yang aku miliki. Tetapi
… “
Aku mengangkat kepala ku … ya,, sejak dimana Heechul
hyung menjelaskan ketika ia memasuki kamar Hyukkie pada saat itu, aku mulai
menundukkan kepala, jujur aku tidak mampu lagi melihat, Heechul hyung yang
bercerita dengan penuh air mata. Heechul hyung sangat sangat menyayangi
Hyukkie.
“Tetapi, belum sempat aku menyentuh Siwon, aku merasa
lengannya mendorong ku kebelakang, hingga aku … merasakan sakit yang teramat
sangat di bagian belakang kepalaku. Sesaat sebelum semua menjadi gelap…., aku
mendengar … erangan dari Myeolchi.”
“Lalu… apa yang terjadi ?”
Akhirnya aku membuka suara…. Heechul hyung mencoba
mengatur nafasnya disela isakan tangisnya.
“Aku tidak tahu apa yang terjadi,,,, setelah aku
membuka mata…, aku sudah tidak mendapati sosok Choi Siwon berada disana… yang
aku… lihat.. hanya…”
Heechul hyung semakin menangis,, Jung Soo hyung
mencoba menahan tetapi Heechul hyung tetap bersikera suntuk bercerita.
“Myeolchi memeluk tubuhnya sendiri dipojok tempat
tidurnya dengan menangis hebat,, banyak bekas luka di tubuh Myeolci pada saat
itu yang masih tidak memakain pakaian,… ketika aku mencoba untuk mendekatinya
,,, dia berontak,, berteriak keras,, matanya menatapku benci, dan …. Takut…”
Oh Tuhan… aku sungguh ingin kembali memutar waktu dan
tidak ingin semua ini terjadi kepadanya Hyukkie.
“dia terperanjat,, berdiri dan mencoba keluar kamar….
Aku mencoba sekuat tenaga untuk menahannya tetapi tidak bisa… hingga… dimana
saat dia … akan turun dari tangga…
Myeolchi terjatuh… tubuhnya… terjun bebas membentur lantai bawah… tubuhku
seketika mematung… dan diwaktu yang sama,, ahjjuma datang dan panik… aku tahu
ahjjuma memanggil ku ketika ia mendekati Myeolchi yang berlumuran darah dan aku
yang dengan bodohnya hanyaberdiam diri di lantai atas… aku.. aku sungguh tidak
tahu apa yang harus aku lakukan… hingga aku menyadari… aku sudah berada di
ruang tunggu di sebuah rumah sakit.”
Jadi,, hanya Heechul hyung dan Myeolchi yang dirumah ?
“Setelah operasi, dokter menyatakan Myeolchi koma… dan
setelah kejadian itu,, kita tidak pernah lagi bertemu dengan Choi Siwon…”
Koma ? Berapa lama Hyukkie koma ?
“hari ke 27 Myeolchi di rumah sakit, akhirnya ia sadar
dari masa kritis.. tapi sayangnya… dia amnesia…”
Hah ? amnesia ??
“dia lupa dengan semuanya,, jujur kami senang ketika
dia lupa dengan semuanya, itu artinya dia melupakan kejadian mengerikan itu…”
Tapi… tapi kenapa ?
“sayangnya,, tubuh Myeolchi berkata lain… mungkin dia
memang lupa siapa Choi Siwon… tetapi tubuhnya selalu ketakutan ketika dia
melihat Siwon.”
“Kau bilang tidak bertemu dengan Siwon lagi setelah
kejadian itu ?” aku memotong.
“Iya, itu memang benar,, tapi 1 setengah tahun
setelahnya, Siwon muncul kembali… di saat itu Myeolchi merasa ketakutan yang
teramat sangat… tubuhnya secara otomatis akan memerintahnya untuk menjauh…”
“Jadi… kalian mencoba menutupi ?”
“Tidak… kami menceritakannya… kami mengatakan bahwa
nama namja itu Siwon, Choi Siwon… tetapi Myeolchi menyuruh ku untuk berhenti,
sebelum aku menceritakan kejadian dikamarnya pada saat itu… dia bilang… dia
takut. Padahal dia tidak tahu jelas kenapa dia takut…jadi kami putuskan untuk
tidak mengatakan seuanya.”
Ohh tidak.. aku mulai pusing… kenapa semua terjadi
kepadanya ?
“belakangan Siwon terlihat semakin sering untuk
menemui Myeolchi. Aku tidak bisa membiarkan ini semua…”
Suara pintu kamar terdengar, dengan sigap 4 pasang
mata memutar bola mata untuk memandang kesumber suara. Sungmin hyung melangkah
kearah kamar Heechul hyung, tempat dimana aku, Heechul hyung, Jung Soo hyung
dan Kyuhyun berada.
“Dia sudah tertidur” ucapnya singkat seraya memeluk
Kyuhyun.
~Flashback end~
Kenapa bisa kejadian seperti itu terjadi kepadamu ?
Kenapa harus dirimu yang merasakan semua ini ?
Kenapa aku baru mengenalmu sekarang ?
Kenapa aku tidak bisa disamping mu disaat kau merasakan itu semua ?
Genggaman ku ditangannya semakin mengerat, tidak
peduli dia akan terbangun nantinya. Yang aku inginkan hanya satu, tidak melihat
Hyukkie yang seperti ini.
~oooOOOooo~
~Hyuk Jae’s point of view~
Pusing … kenapa kepalaku pusing ? apa aku sakit ?
Eh ?
Ommo … Donghae-ahh ?
Ke…kenapa… donghae ada di kamarku ? ommo… dia memegang
tangan ku ?
Sepertinya aku memang sakit, ini kenapa mukaku
tiba-tiba panas ? dan ini,, ada apa dengan perutku ? kenapa ada sesuatu yang
aneh disana ? apa aku lapar ?
“Ouwh, kau sudah bangun Myeolchi ?”
Eung ?
Mata coklat itu … ekspresi wajah itu … kenapa jantung
ku begini.. setahu ku aku tidak memiliki kelainan jantung atau penyakit
jantung.
“Akhirnya !!!!”
Eh ? Donghae … memelukku ???
Kenapa dengan perutkuuuuuuu~~ kenapa rasanya seperti
ini ? sepertinya aku memang lapar ?
~oooOOOooo~
~ToBeCont~
Second note : sekali lagi…. Kesalahan tidak terjadi kepada mata Anda
apabila Anda menemukan typo, tetapi kesalahan terjadi pada Author yang memang tidak
ahli dalam hal mengetik. Well,, another MONOTON chapter… feel free untuk
mengeritik saya… saran akan selalu diterima… untuk kalian yang sudah memberi
saran dichapter-chapter sebelumnya, terima kasih *deep bow*, untuk kalian yang
dengan setia menunggu kelanjutan FF ini… sungguh terima kasih *deep bow* untuk
kalian yang dengan suka rela memberikan jempol.. terima kasih *deep bow* (saya
menunggu komentar Anda)… dan satu lagi, untuk kalian silent readers,, semoga
Tuhan membalas semua niat baik kalian yang menyempatkan untuk membaca FF saya,
terima kasih *deep bow* Last but not least… untuk semuanyaaaa… THANKS A LOT and
See You Soon *deep bow* -------- > HIATUS !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar