Selasa, 12 Juli 2011

[FF/CHAP 1] That's the reason I love you

title : That's the reason I love you
author : Wiedictator
cast :
Kim Hee Chul as Heechul
Dewie as Park Young Hyun
Cho Kyuhyun as Kyuhyun
Choi Sulli as Sulli
Park Jung So as Leeteuk
Lee Hyuk Jae as Eunhyuk
Lee Dong Hae as Donghae
Kim Ryeowook as Ryeowook (wookie)
Choi Siwon as Siwon Songsaenim
Type : Chapter
Rating : +15 (maybe)

Note : Belakangan ini,, aku sedang giat2 na menulis FF dengan aku sendiri sebagai cast na... haghaghaghag... sungguh author yang PD na tingkat dewa... well,, ini adalah FF lama ku, tapi aku edit ulang,, dan untu pertama kalinya aku publish di blog ku :D mian juga lo' misalnya tiba2 ada comment2 gak jelas dri author yg tiba2 nongol di sana... hehhehehe~ hope you like it readers,, mian kalo bhs yg wie gunakan sedikit alay,, hehhehehe~ nama na juga belajar nulis, ya enggak :D happy reading all ^0^//


### SEOUL ###

~kyuhyun pov~
"annyeong haseo, chonun Young Hyun imnida!"
kalimat itu yang slalu tringat di stiap aku bangun tdur. Tdk merasa terganggu, tapi justru membwt ku merasa rindu. Rindu untuk menatap senyum na yang di hiasi lesung pipit di sbelah kiri pada pipi na dan juga rambut kuncir kuda na yg sngat khas, bgi quw.
Sudah 5 thun lama na, kejadian perkenalan yang singkat ini terjadi, tepat na, ketika aku duduk di bngku SMP.

~flash back 10 years ago~
BRUUKKK!!!
Bunga brrserakan di mana2, tubuh ku menabrak seseorng, tapi aku rasa bukan seseorang,, sehingga membwt ku terpelanting ke belakang dan trjatuh.
"mianhe..."
suara seorang yoja mencoba membangunkan ku yang terduduk lemas dengan tangan memegang kepala yang pusing krn terjatuh cukup keras.
"gwenchanayo?" tnya' na lgi.
"ne, gwenchana."
"kau bsa berdiri?"
"seperti nya begitu"
"mari aq bntu..." dia pun memegang lengan ku dan mencoba membuat ku berdiri.
Aku melihat di sekitar ku banyk bunga berserakan. Kupandang perrmpuan yang membantu ku berdiri, terlihat sedang sibuk mengumpulakn bunga2 itu.
"itu semua punya mu?" tnya ku.
"ne" jawab nya sambil sekilas memandang ku..
dia pun kembali sibuk,, dan aku,, tanpa di suruh,, langsung aku mulai memunguti bunga2 yg berserakan di jln,, dan mulai membantu na manata di keranjang sepeda na..
"kau... menyukai bunga??" tnya ku..
"ehh..." terlihat ekspresi bingung tersirat di wjah na
"kau mebawa bnyak bunga dalam keranjang mu.."
"oohh.. ani,, bukan aku yang berjualan, aku hanya membantu amma berjualan." jwb na sambil trsenyum,, yg sukses membuat jantung ku berdetak hebat. >//////<
aigoo.. aq yakin skrng muka ku pasti semerah tomat rebus..
"annyeong haseo, chonun Young Hyun imnida!"
"ehh.. nee.. annyeong,, Kyuhyun imnida." aish,, knp suara quw jadi bergetar sprti ini?? ><
~flash back end~

TOK..TOK..TOK!!!!
"Kyuhyun-ahh..... kau sudah bangun??"
suara cempreng nan keras itu membuyarkan semua memori indah itu.
"ahh.. ne,, aku sudah bangun!!"
"cepatlha turun,, makan pagi sudah siap,, khaza!!"
"ne hyung.. sebentar lagi!!"
akupun berdiri dari tempat tidur ku,, dengan malas.
aish,, aku paling tidak suka hari senin.
~kyuhyun pov end~


~author pov~
>ruang makan<
"kau sudah mambangunkannya??" tanya leeteuk sembari membuka halaman koran satu persatu
"ne hyung,, sebentar lagi dia turun."
"aish,, knp masih sepi?? yang laen belum bangun yakh??" tanya eunhyuk yang tanpa sungkan langsung meminum kopi hangat milik leeteuk di meja makan.
"mereka sudah berangkat dengan kegiatan mreka masing2 hyung. hyung na aja yang bangun na kesiangan"
"mwo?? jincha?? bukan na ini masih jam 5??" o.O
"jam 5 dari mna?? skrng sudah jam 7 hyung.. jam 7" jwb wookie sambil menunjukkan jam tangan yang dipakainya pada hyung na satu ini.
"annyeong hyung.."
seketika kegiatan diruang makan berhenti..
"ehh,, knp kau masih disni??" eunhyuk memulai pertnyaan.
"kau tidak sekolah??" leeteuk memberikan pertanyaan ke2.
"kyuhyun-ahh,, gwenchanayo?? sepertinya kau sedikit tidak bersemangat." giliran wookie yang memberekan pertanyaan.
"Myeotssiyeyo? [jam berapa?]" kyuhyun balik bertanya dengan suara lemah dan langsung duduk di samping eunhyuk tanpa memandang hyung2 nya.
"jam 7, kau tidak sekolah??" kembali leeteuk mengulang pertanyaan nya.
"aniyo hyung.."
"badan mu hangat,, kau sakit??" ucapnya sembari memegang kening kyuhyun.
"kyaa.. eunhyuk hyung,, hyung bertanya pada orang yang salah,, mana tau kyuhyun,, diakan bukan dokter."
eunhyuk hanya nyengir geje mendengar opini dari wookie. *ehh,, itu opini bukan sich?? heehe. XD*
"makanlah dulu,, setelah itu kita kerumah sakit."
"gak usah hyung, sepertinya aku hanya kurang enak badan, mungkin kecapekan." ucap kyuhyun sembari memegang lengan leeteuk yang sudah bersiap mengantarkan kyuhyun ke rumah sakit.
"kau yakin??"
"..." hnya anggukan yang kyuhyun berikan pada leeteuk.
leeteuk hanya bisa diam memandang magnae na yang mulai menyuap satu persatu makanannya dengan lemas.
~author pov end~

#### Gyeonggi, South Korea ####

~Young Hyun pov~
"Young Hyun-ahh.. kau lama sekali.. bisa telat kita"
"yaa.. kau lupa??" ucap ku setelah keluar dari rumah.
"lupa?? lupa apanya?"
"hari ini kita masuk siang sulli!!" jwb ku gemas pada sahabatku satu ini.
"jincha??"
"ne.."
"hehehheee..."
"yee.. dia malah nyengir,, ya sudah,, ayo berangkat!"
"OK" jawaban yang singkat tapi cukup membuatku tertawa dengan tingkah polos nya itu. ^.^

ya,, aku dan sulli sudah berteman sejak 4 tahun yang lalu. dia teman pertama yang aku kenal. orangnya agak telmi,,  tapi aku suka itu. orang pertama yang mengenalkan aku pada daerah tempat tinggal ku yang baru. aku bukan tipe orang yang mudah akrab dengan orang baru,, karena faktor keadaan keluarga ku yang sering pindah2 tempat,, aku lebih memilih diam di rumah ato menyibukan diri dengan membantu toko bunga kecil milik amma ku. tapi sulli berbeda,, dia berhasil membuatku tau,, betapa pentingnya sosialisasi itu.

>at school<
"kyaaaaa!!!!!"
teriakan sulli sesampainya kita di kelas, sebagian mata tertuju pada kami *aish.. bhs na lebay. mianhe!!*
"waeyo??"
"aku lupa!!!"
"lupa apa???"
"ahhh.. ottokhe Young hyun-ahh?.. aku tidak bisa hidup tanpa benda itu!!" dia mulai panik dan berjalan kesana kemari.
"kau yang membuatku tak bisa hidup dengan tingkah mu yang sudah mirip setrikaan. kenapa sich??"
"ketinggalan Young hyuuuuun..."
"apanya???"
"novel nya"
"..."
"kyaaa.. kug malah diam??" katanya sambil mengguncang tubuhku yang kaget dengan jwabannya.
gimana mau gak kaget,, dia panik cuman gara2 novelnya ketinggalan, aku kira apa'an.
"kan masih bisa pinjem di perpus."
"ahh iya,, aku lupa. heheh.. Gomapseumnida chingu!!" ucapnya yang langsung memeluk ku
"aku ke perpus dulu yakh.. annyeong!!"
"ne"
aku hanya bisa nyengir2 liat tingkah laku nya yang lucu itu.
"aish.. masih 15 menit lagi.. kekantin dulu ahh" dan akupun menuju ke kantin.

>in front of teacher's room<
terlihat segerombolan yoja sedang berebutan mengintip melalui jendela ruang guru. gak biasanya mereka seperti itu. akupun mencoba bertanya satu di antara mreka.
"ada apa?"
"murid baru,, pindahan dari Hoengseong County, Kangwondo" jwb yoja itu.
"ouhw... gomawo"
"ne.. cheonmaneyo"
akupun kamabali pada niat awalku,, pergi kekantin dan mencari beberapa makanan yang dapat mengisi perutku yang mulai protes ini.
"Young Hyun-ahh"
suara yang sungguh familiar membuatku berhenti melangkah dalam sekejap,, suara2 berisik dari yoja yang tadi berteriak juga sudah tak terdengar lagi. akupun membalikan tubuhku.
"ohh.. ne songsaenim?" tanyaku sopan.
siwon songsaenim tidak sendiri,, disampingnya ada namja dengan tinggi sekitar kurang lebih 175cm, kulitnya putih,, bagiku, terlalu cantik untuk cowok.
"kau murid kelas 2-2 kan?" tnya siwon songsaenim padaku.
"ne" jwb ku sambil menganggukkan kepala
"bisa kah kau mengantar dia keliling sekolah sebentar?"
"ehh..." aku yakin wajah ku babo sekali saat ini.
"masih ada waktu 15 menit sebelum bel masuk berbunyi,, aku rasa cukup untuk melihat sekilas tentang sekolah kita. kau tidak keberatan kan?"
aigoo.. gagal sech rencana untuk sarapan. T^T
"ne songsaenim." dengan sopan aku menjawab.
terihat pandangan iri dari para yoja yang berdiri di belakang siwon songsaenim dan namja itu. seolah mereka siap menerkamku kapan saja. dan namja itu pun mohon ijin pada siwon songsaenim dan berjalan menuju kearah ku.
"annyeong,, chonun Heechul imnida. Mannaseo ban-gapsseumnida"
aish.. dia manis sekali. apa tak salah dia datang kesekolah dengan pakaian cowok?? aku rasa dia lebih cocok jadi cewek.
"ne. annyeong haseo, chonun Young Hyun imnida. ijinkan aku menjadi guide mu di sekolah ini" ucapku yang aku yakin sekali wajah dan tata bahasa ku sangat aneh. mencoba untuk telihat sopan dan manis. masa' iya aku kalah manis sama namja ini.

~heechul pov~
Dia terlihat begitu dingin,, sungguh tidak ramah. >< kenapa ada orang seperti dia.
"Sekolah ini terdiri dari 2 gedung,, gedung pertama sebagai gedung utama yang terdiri dari 3 lantai... bla bla bla.." dia mulai menceritakan seluk beluk sekolah ini. aish,, sungguh membosankan.
"yaa,,, kenapa kau diam saja??"
"ehh??" sukses dia membuatku kaget.
dia hanya memandangku dari atas hingga kebawah,, pandangannya sungguh aneh. semakin ingin enyah aku dari hadapannya.
"kau..."
"Young Hyun-ahh!!!!!"
belum sempat dia melanjutkan kata2 ada seseorang yang memanggilnya. suara seorang yoja,, kami berdua pun menoleh ke arah sumber suara itu. ehh.. aku rasa aku mengenalnya.
"kau kemana saja?? aku mencari mu dari tadi." ucapnya terengah-engah.
"aku mengantarnya untuk melihat-lihat sekitar."
yoja itu langsung memandang ku.. sungguh familiar aku dengan wajahnya.
"kyaa... kau??" yoja itu menunjukku dengan muka kaget.
"nuguseyo??" kata ku dengan segala pikirang yang coba ku putar dalam otakku. kenapa dia bisa mengenalku??
"kyaa... heenim,, kau sudah melupakan ku?? aish.."
dia tau namaku???? tunggu.. dia memanggilku heenim?? berarti dia..
"heenim.. ini aku.. sulli."
"sulli??" ucapku memastikan
"..." dia mengangguk
"sulli sich maniak novel itu???"
"yuph.. ^o^" dia mengangguk sekali lagi,, kali ini dengan cukup kuat. aku langsung memeluknya.
"sulli.. kau mengenalnya??" young hyun mengeluarakan suara,, aku yakin dia sedari tadi diam,, memandang tingkah aneh ku dengan sulli
"ne.. dia heenim,, sahabat kecilku dulu" sulli mulai menjelaskan
"jincha??"
"..."
"..." aku dan sulli kompak mengangguk.
"syukurlha.. sulli antar dia keliling sekolah ini.. aku mau ke kantin dulu.. sudah protes semua cacing dalam perutku ini minta diberi asupan gizi. aku tinggal ya?? bye.." young hyun pun meninggalkan aku dan sulli.
"bye chingu."
"sulli.. dia sahabat mu??" tanya ku pada sulli
"ne,, waeyo??"
"ani.. cuman agak sedikit dingin dengan ku."
"kau harus membiasakan itu.. dia tidak gampang akrab dengan orang baru."
"ouwh.. araseo.."
KRIIIIIIIIIING!!!!
"masuk ke kelas yuk,, udah bel masuk niey." ajak sulli
"mian,, aku harus ke siwon songsaenim dulu,, kamu masuk aja dulu."
"ok.. annyeong" ucap sulli sambil berlalu.
aish.. aku lupa menanyakan dia di kelas mana.

>in the classroom<
~young hyun pov~
aku melihat sulli yang masuk ke kelas dengan tergesa-gesa, dengan segera dia memindahkan tas na yg tadi disebelahku menjadi di belakangku.
"waeyo??"
"aish.. hari ini pelajaran sejarah,, kau lupa kalo aku alergi sejarah??" sulli berbisik ke arah ku.
"nah anak2" suara siwon songsaenim,, aku pun langsung mengalihkan pandanganku ke depan kelas.
"perkenalkan.. dia murid baru dikelas ini. semoga kalian bisa beteman baik dengan na"
MWO?? dia satu kelas dengan ku?? OMONA!!!!
"annyeong Haseo,, chonun Kim Heechul imnida, Mannaseo ban-gapsseumnida." sambil membungkukkan badannya.
"nah heechul,, duduklha di samping Young hyun"
"ne songsaenim, Gamsahamnida."
"aku tinggal dulu"
heechul berjalan menuju bangku kosong *mirip film horor aja.. heheh*
aku melayangkan pandangan ku kesemua siswi yang ada di kelas.. bisa ditebak bagaimana ekspresi mereka. seperti kedatangan pangeran di siang boling. kalau di komik2 niey.. mata mereka sudah penuh dengan sign love berwarna merah hati.. aish..
"yaa yorobeun..." suara khas sich ketua kelas memecah imaginasi para siswi yang masih terpanah akan tampang imut dari namja yang bernama heechul ini
"hari ini guru sejarah kita tidak bisa hadir.. beliau jatuh sakit,, jangan keluar dari kelas,, itu pesan belau" ucap ketua kelas ini.
"horeeeeeeeeee.." suara sorak kebahagiaan dari teman satu kelas ku.
beberapa yoja menuju meja heechul,, yang jelas lebih dari 10 orang. aku melihat ke arah donghae, sang ketua kelas. tampak dia menekuk wajahnya.. heheh..
aku hanya bisa menahan tawa,, aku yakin,, dia pasti iri melihat ketenarannya drebut oleh anak baru ini.
hehehhee..
"yaa.. heechul-shii.. kau sungguh manis! >///<"
"heechul-shii.. kau pindahan dari mana??
"kau sudah berapa lama pindah ke sini"
aish... rame sekali yoja-yoja ini.. bikin kupingku panas, aku memutar badan ku kearah sulli.
kulihat dia sedang asyik membaca novelnya.. aigoo.. kalo aku mulai mengganggu na yang sedang asik baca novel,, dijamin,, aku pasti digorok hidup-hidup ma dia.
ku alihan pandangan ke bangku heechul. mencoba melihat ekspresi heechul di antra kerumunan yoja ini. dia tersenyum,, tapi terlihat di paksakan..
satu persatu yoja itu meninggalkan heechul.. hehe.. pasti mereka sudah capek dengan tingkah heechul yang sama sekali tidak menjawab pertanyaan yang mereka lontarkan. hanya senyuman yang dipaksakan itulah yang mewakili jawaban dari pertanyaan yoja2 itu.
dia masih sibuk membaca buku kecil yang ada ditangannya,, dia mennyandarkan punggung na di bangku.. sesekali tersenyum sebelum membuka halaman selanjutnya.. dia terlihat cool,, dengan gaya rambut funkynya yang membuat nya terlihat tegap.. aish.. kenapa aku melihat ke arahnya..
mulai ngaco niey pikiran.. ><
"sulli,, apa kau tidak merasa kelas ini panas??" heechul bertanya pada sulli.
"aniyo.. mungkin itu hanya perasaan mu saja" tnpa memalingkan muka na pada novel yang dibacanya
"young hyun-ahh,, kau merasa panas??" dia bertanya pada ku
"emm.. sepertinya begitu" sial.. kenapa aku jadi gemetar menjawab pertanyaannya.
aku melirik ke arahnya.. dia terlihat gerah dengan seragam sekolah itu.. heechul membuka kancing kedua pada kemejanya.
aish,, hari pertamam dia masuk sekolah,, sungguh membuat ku gila. kucoba melihat ke arahnya.. dia juga menatapku.. >//////< omona..
"young hyun-ahh,, kau mau curi pandang ke arahku yakh??" ucapnya sambil nyengir"
aigoo.. dia sukses membuatku tertegun.. aku bersiap memalingkan muka,, tapi,, tanpa sengaja aku memandang ke kalung yang dipakainya..
sungguh kaget aku melihat kalungnya.. sama persis seperti yang dipakai oleh seseorang,, seseorang yang berarti bagiku.
"Kau... darimana kau dapatkan kalung itu???" dengan nada sedkit membentak aku bartnya padanya.
 "MWO??"
>--------------------------------------------------<
#### Gyeonggi, South Korea ####

~Young Hyun pov~
"Kau... dari mana kau dapatkan kalung itu???" dengan nada sedkit membentak aku bartanya padanya.
"MWO??" terlihat raut muka kaget diwajah heechul
tanpa perlu menunggu jawabannya, aku langsung pergi meminggalkan ruang kelas dan menjauh dari heechul. sekilas aku memandang sekeliling kelas,, muka mereka tampak sinis menatapku. ya.. aku baru saja memmbentak pangeran baru mereka.

~heechul pov~
aku memandangnya menjauh dari ku, dia berjalan cepat, membuat rambut kuncir kudanya melambai bebas diudara. kenapa?? apa ada yang salah denganku?
"kyaa.. kenapa lagi dengan young hyun??" ucap sulli memandang keluar kelas.
"obseo.."
"aku pergi susul dia dulu, kau mau ikut??"
"ehh.. aniyo"
"baiklah.. aku pergi dulu"
aku hanya diam,, ingin sekali aku ikut menyusul young hyun, tapi bagaimana bisa? akulah yang menyebabkan dia pergi,, walau aku tidak tahu apa ada yang salah dalam diriku ini. emm,, lebih tepatnya pada kalungku.

#### SEOUL ####
~kyuhyun pov~
sial.. kenapa kepalaku jadi pusing gini??
"kyuhyun-ahh,, gwenchanayo??" teriak leeteuk hyung didepan kamarku
"ne hyung,, gwenchana"
"jongmal?"
"ne" aku hanya menjawab singkat
"geure,, hubungi hyung kalau kau ingin sesuati,, hyung pergi dulu,, ryeowook ada dibawah." pesan leeteuk hyung
"ne hyung, gomawo"
tidak ada suara hyung lagi,, aku rasa hyung sudah pergi. sakit kepala ku mulai hilang, tapi,, bayangan tentangnya.. yoja bernama young hyun itu.. yang selalu hadir di sat aku sendiri. semakin membuatku rindu.

~flash back~
di sebuah toko bunga..
"kyuhyun-ahh,, kau suka bunga apa??"
"emm,, aku kurang begitu suka bunga."
"jincha? lalu kenapa kau sering datang kemari??"
"ohh... i.. i.. itu karena.."
"karena apa??" dia memandangku penuh tanda tanya o.O
"karena... ehh.. kenapa aku tidak melihat amma mu??"
"amma?? ouwh.. amma dirumah.. sedang menunggu appa yang sakit. jadi aku yang menjaga toko untuk hari ini." jelasnya padaku,, sepertinya jurus mengalihkan topik pembicaraan yang belum siap untuk aku jawab,, cukup ampuh juga. heheh..
"appa mu sakit apa?" *heheh.. author kurang sreg dgn dialog ini*
"aku rasa hanya kecapekan." jawabnya sambil terus merangkai bunga.
"..." aku hanya diam memandangnya. dia sungguh manis. sesekali dia tersenyum kearah ku, lensung pipi itu,, aku yakin aku tidak akan bisa melupakannya.
"ahh.. sudah jam 7.. waktunya menutup toko." serunya yang sukses mebuatku kembali sadarke dunia nyata.
"biar aku bantu."
"gomawoyo kyuhyun-ahh." senyumnya mengembang di pipinya. aish.. kenapa jantungku jadi seperti ini?? >//////<
kamipun mulai memasukan beberapa pot bunga kedalam toko,, mematikan lampu toko dan mulai menutup toko.
"kyuhyun-ahh.. aku traktir kau makan malam yakh??" ajaknya padaku
"ani,, aku makan dirumah saja."
"kya.. kau sudah membantuku seharian ini,, ijinkan aku untuk menraktirmu. sebagai ucapan trima kasihku. mau yakh?? jebal!!" dia merengek manja ke arah ku. manis sekali dia
"baiklha"
"kazha..." dia menarik lengan ku.
~flash back end~

dia slalu terlihat ceria dengang tawanya..dan itulah yang tercetak jelas dalam ingatanku. keceriaannya yang sukses membuat hidupku lebih berwarna. aku yang biasanya hanya diam dikamar bergulat dengan gameonline *dibaca : starcraft* ku,, sudah mulai bisa hidup tanpa game. hyung2 ku sangat menyukai perubahanku ini. tapi.. sekarang.. orang yang sudah berhasil merubahku malah pergi entah kemana. bertemu tanpa salam,, pergi tanpa ucapan perpisahan.
aku merebahkan tubuhku diranjang,, dan mulai menutup mata,, berharap dia,, Young Hyun,, datang dalam mimpi ku dan memberitahukan dimana dia berada sekarang.

#### Gyeonggi, South Korea ####

>koridor sekolah<
~sulli pov~
aish.. kemana pula yoja ini?? dikantin gak ada,, di aula juga gak ada..  gak mungkin aku menyarinya ke perpustakaan,, aku yakin dia tidak disana. bisa dimarahi songsaenim kalo tau aku lari2 di koridor pada jam pelajaran.
"Sulli-ahh,, kau sudah menemukannya??" suara namja ini tidak asing bagiku. kuputar arah pandanganku ke arah sebaliknya,, aku menemukan sosok heechul berlari ke arah ku.
"aniyo. kenapa kau ada disini?? kau bilang, kau tidak inigin pergi mencarinya"
"aku.. aku perlu tau alasan kenapa dia lari begitu saja" jawab heechul sambil terengah-engah.
"geure."
"..." dia hnya mengangguk. sibuk mengatur nafas.
"kita bagi tugas,, kau cari diluar gedung,dan aku bagian dalam gedung"
"kyaa.. aku murid baru disini,, mana aku tau seluk beluk peta tempat ini." protesnya
"kau punya hp?"
"ehh.. tentu saja." ucapnya sambil mengeluarkan hp dari dalam sakunya
"berikan hp mu!"
"mwo?? anboya??"
"sudah berikan saja!" aku langsung merampas hp nya dan memberikan hp ku padanya.
"bawa hp ku,, nanti kalau kau tersesat,, kau bisa menghubungi hp mu dengan hp ku. ok?
"tapi..."
"sudah jangan protes,, hp ku banyak pulsanya kug." aku pun langsung pergi menjauh darinya. memulai mencari young hyun di lantai dasar.

~heechul pov~
dia kabur.. tega sekali dia menyuruhku menyusuri tempat asing ini.. gila tuch anak.. belum genap 24jam aku menjadi murid baru disekolah ini,, tapi dia sudah menyuruhku menyusuri luar gedung. didalam gedung saja aku mungkin masih bisa tersesat.. apalagi diluar gedung. ><
aku memulai pencarianku di lapangan basket.. pandangnaku menelusur disetiap sudut dari lapangan basket itu. mataku tertuju pada jalan kecil setapak.. menuju kemana jalan itu?? aku mulai berlari kecil menuju kejalan itu. jalanan itu sungguh sempit.. hnya bisa dilewati oleh pejalan kaki.. disetiap sisi jalannya,, dipenuhi tumbuhan liar. kanapa ada tempat seperti ini disni?? panjang dari jalan setapak itu sekitar 200m. aku mulai menemukan ujung dari jalan ini. dan yang aku liat..
danau.. sebuah danau yang indah..tidak terlalu luas.. namun cukup indah.. rumput yang hijau membentang bak permadani.. ada beberapa kupu2 yang berterbangan silih berganti hinggap di bunga2 yang tumbuh disana .. tempat apa ini??
mataku menangkap sosok yoja yang sedang duduk di sebah bangku di tepi danau. aku langsung mengenali dia sebagai Young Hyun. karena kuncir kuda nya itu yang membuat ku mudah untuk mengenalnya. aku menghampirinya,, mencoba untuk tidak mengelurkan suara sedikit pun.
tepat aku berdiri dibelakngnya.. dia sama sekali tidak menyadari keberadaanku.. dia manatap lurus kedepan,, tidak bergerak sama sekali.. apa dia tertidur?? ku coba memberanikan diri untuk menegurnya.
"kau sedang apa disini??"

~young hyun pov~
"kau sedang apa disini??" suara namja menegurku dari belakang. langsung aku menoleh ke arah sumber suara itu.
"ehh?? kau??"
"ne.. siapa lagi?? johnny deep??" ucap heechul
"kenapa kau ada disini??" tanya ku balik
"hei.. kau belum menjawab peranyaanku,, kenapa kau malah balik tanya??" ucapnya seraya duduk di samping ku. aku hanya bisa diam melihat tingkahnya. sungguh aneh.
"kenapa ada tempat seperti ini disni??" dia memandang sekeliling dengan penuh takjub, tegambar jelas dalam matanya. dan aku hanya diam memandangnya.
"ahh.. aku ingin menanyakan sesuatu" tiba2 dia mengagetkan ku,, spontan aku memalingkan wajahku darinya.
"kenapa kau lari setelah memebentakku tadi??"
aku yakin dia menanyakan hal itu padaku.
"kalung itu..."
"...." dia diam.. aku yakin dia heran dengan jwbn ku.
"kenapa dengan kalungku??"
aku tak yakin aku akan melanjutkan cerita yang sudah lama kusimpan. kenangan ku dengannya.. orang berarti dalam hidupku.
"mengingatkanku pada seseorang." yaaah.. terlontar juga kata2 ini
"kalung seperti ini bnyak di jual di tokoh." kata heechul. aku memandang ke arahnya.
"mungkin,, kebetulan.. dia memeliki kalung yang sama dengan ku." dia melanjutkan.
"walau kalung ini tidak berbentuk special.. dan banyak dijumpai ditoko-toko.. tapi kalung ini sangat berarti bagiku." aku hanya diam memandangnya. dan dia memandangku
"kalung ini pemberian dari seseorang." ucapnya sambil tersenyum.
"mwo?? nugu??"
dia memandang kalungnya.. tersenyum..
"orang yang sudah menyelamatkan hidup ku.."
"nuguseyo??" aku mulai penasaran,, jangan2 kalung itu pemberian dari..
"ahh.. sudah siang.. ayo kita kembali kekelas " dia pun mulai berdiri dan beranjak menjauh.
"kyaaaa... kau belum menjawab pertnyaanku!!" berteriak ku kearahnya. dia terus berjalan menjauh..
"Heechul-ahh!!" dia berbalik. dengan senyum dia bertanya kepada ku
"menurut mu,, siapa yang memberikan kalung ini??" senyumnya sungguh penuh arti
"..." aku diam berfikir. ingin aku menyebut nama seseorang dalam kenanganku.. tapi aku tak bisa.
"a.. amma mu??" dengan ragu aku menjawab. dia melihat ke arahku,, setengah mengangguk dan setetngah menggeleng.. senyumnya semakin menjadi,, senyum apa maksudnya itu?? apa jawabnku benar??
"sudahlha.. ayo masuk kelas.. aku tidak ingin aku dihukum dihari pertama ku masuk sekolah." masih dengan senyumnya yang penuh arti itu. dan dia pun berlalu

aigoo.. dia semakin memngingatkanku padanya.. kenangan masa kecilku..

~To Be continue~

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~`
Again,,, TBC lagi~~ penyakit lama ku keluar lagi~~ suka bgt bikin FF TBC wie ?? secara,,, ide na mentok sampe' situ ==" hei readers,,, that's all for today,, ayo tinggalkan jejak,, kasih comment kek, atau apapun,, sbagai tnda kalian sudah bca FF ku .. hehehe~ see you on next FF ya :D annyeong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar