Kamis, 17 Maret 2011

-FF YAOI/1SHT/KyuMin Taste of Your Lips-

Annyeong yorobeun ^ ^ hehehhee~ setelah lebih dari 3 bulan wie gak bikin FF ^ ^ kali ini wie hadir dengan FF yang berbeda dari sebelum na J hehehe~ biasa na , wie selalu pasang wie sebagai main cast na (author narsis) kali ini enggak ^ ^ hehehehe~ kali ini wie bikin FF YAOI *yeaaaa~ ^o^// YAOI shipper keplok keplok*, well check this out ya ! don’t forget for leave a comment and your thumb ! ^o^// heheheh~ happy reading all :D

Title : Taste of Your Lips >//////////////<
Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin and other member ^ ^
Type : 1 Shoot
Rating : molla,, wie gak tau ini ratting na apa'an... reader bantu kasih ratting ya ? heheheh ^ ^
Author : http://www.facebook.com/profile.php?id=100001071307955 (Wiedictator As Undeads)
Sudut Pandang : all in Aouthor POV (^.<)
Note : FF ini wie buat begitu kelar liat kiss scene na sungmin oppa di The President… kekekekekke~ tapi wie bikin beda, tapi intinya sama… well happy reading all ^o^ hope you like it !



~ @SuJu’s Dorm, KyuMin’s room ~

“aku pulang” ucap Sungmin setiba di kamarnya yang juga kamar Kyuhyun.
“Kau sudah pulang hyung” jawab Kyuhyun tanpa mengalihkan pandangan dari layar laptopnya. Sungmin tidak heran, karena dia tau, magnae kesayangan na itu pasti sedang berkutat dengan Game na, apalagi kalau bukan Starcraft.
“Ne, kau sudah makan ?”
“sudah, kau hyung ?” jawab Kyuhyun, still focus with his game.
“Nado”
            “…..” hening, sejenak suasana itu diliputi oleh keheningan, masing2 dari mereka sibuk dengan kegiatan na sendiri.
“Kyu..” Sungmin memecah kesunyuian.
“Ne ?”
“kau pakai beginian ?” Tanya sungmin begitu sampai di sebuah meja kecil yang di samping na berdiri kaca seukuran badan.
“Apaan ?” kali ini Kyuhyun mem- Pause game na, mengalihkan padangan na ke Hyung kesayangan na.
“Ini, benda ini” sungmin menunjukkan sebuah benda kecil kearah kyuhyun.
“apa itu ?”
“Molla, aku menemukannya di sini, aku rasa kau tau, karena seharian ini aku tidak di dorm.”
Kyu tampak berfikir, sesekali menekuk dan mengangkan alis na, mencoba berfikir keras dan..
“Ahh,, aku rasa itu punya Ahra noona, tadi dia mampir kesisini sebentar.” Jelas kyuhyun, dan dia pun kembali menuju ke tempat tidurnya, tempat diaman laptopnya tergeletak manis, dan dalam sekejap dy kembali hanyut di dunia starcraft na.
“apa ya nama na ?” kali ini sungmin memutar-mutar benda itu di jari lentiknya, hingga ia menemukan sebuah tulisan yang menjawab pertanyaan na.
“Lip.. balm.. eh.. Lipbalm ?”
“kenapa Yeoja suka sekali memakai ini ?” tanya sungmin lebih kepada dirinya sendiri.
“Kyu~ kau tau bedanya Lipstick dengan Lipbalm ?”
“YA~ Lee Sungmin,, kau kira aku yeoja ?” jawab Kyu, mengalihkan pandangan na ke sungmin sebentar, dan kembali focus dengan game na.
            “….” Suasana kamar kembali heening, hingga lagi2 sungmin memecah kesunyian.
“Kyu Lihat !!” pinta Sungmin antusias.
“Apa ? Ada apa ?” tapi kyu enggan mengalihkan pandangan dari layar laptonya.
“YA Cho Kyuhyun!! Lihatlah aku ! palli !!”
Kali ini kyu dengan berat hati memandang hyung na, hampir saja ia mengeluarkan kalimat umpatan karena hyung na yang satu ini mengganggu game na yang sebentar lagi mencapai klimaks, tapi kata2 itu ia telan lagi setelah melihat ke sungmin. Kyu diam memandangi sungmin,,, lebih tepatnya kaget..
“Kau… kenapa ?” Tanya kyu, pelahan dia berjalan kea rah sungmin.
“Apa na yang kenapa ?” sungmin tanya balik
“bi.. bibirmu… kau …”
“Hehehehe~~” sungmin tertawa innocent
“Sekarang aku tau kenapa yeoja suka sekali memakain lipbalm” tambah sungmin.
Kyuhyun masih terdiam, memandang bibir sungmin yang pink dan basah karena efek lipbalm, tersirat pikiran nista (?) yang terbentuk indah di otaknya. Kyu menelan ludah, sebisa mungkin untuk tidak memakan bibir mungil berwarna merah yang sekarang sedang dimanyun-manyunkan oleh yang empunya yang tak lain adalah Lee Sungmin.
“Kyu~” sungmin melambai-lambaikan tangan na di depan muka kyu, dan kyu pun terperanjat.
“ahh, aniya, emm.. apa yang hyung bilang barusan ?” tanya kyu gugup.
“sekarang aku tau kenapa yeoja suka sekali memakai lipbalm.”
“waeyo ?” tanya kyu, kyu beralih menatap mata sungmin, karena kalau ia tersu-terusan memandang bibir sungmin, yang ada dia akan melahap bibir itu.
“ini mempunya rasa kyu~~~~ >/////////< sensasi buah !!!”
Sungmin menjawab dengan aegyo na… dan Kyuhyun lagi2 mengutuki dirinya.
“Jadi, apa rasanya hyung ?”
“Kau ingin tau ??” tanya sungmin dan dijawab anggukan oleh Kyuhyun. Sungmin tersenyum nakal, sungmin mendekat ke telinga kyu, dan kyu mulai merinding, kyu bisa merasakan nafas hangat sungmin menghambur di daun telinga na, dan semua itu hampir membuat akal sehat kyu hilang, dan dia hampir saja melakukan sesuatu yang tidak seharusnya terjadi anda sungmin tidak berteriak..
“RAHASIA!!!!” tepat di telinga kyu, dan kyu pun menggosok2 telinga na.
“Hyung !! suaramu…”
“kalau kau mau tau rasanya, kau harus mencobanya kyu.” Usul sungmin. Dia mendekap rahang kyuhyun dengan tangan kirinya, sedangkan tangan yang lain memegang lipbalm, bersiap mengoles lipbalm kebibir penuh milik kyuhyun. Dengan sigap kyu menangkap tangan sungmin.
“hyung, kau mau apa ?”
“kau ingin tau rasanya kan ? jadi kau harus mencoba memakainya..”
“Andwee !!” kyuhyun menjauhkan semua tangan sungmin.
“eh ?”
“aku tidak mau memakainya”
“waeyo ? satu2nya cara untuk mengetahui rasa dari lipbalm ini, ya dengan memakainya.”
“kata siapa ?”
“tentu saja kata ku.”
            “…’ kembali usasana hening sejenak.
“ada cara lain lagi untuk merasakan sensasi buah dari lipbalm itu.” Kali ini kyu memecah keheningan. Sungmin memiringkan kepala, matanya menyipit, mencoba mencerna kalimat kyuhyun barusan.
“maksud mu ?” tanya sungmin, kyu tersenyum evil, otaknya bekerja cepat mencari ide, dan satu ide gila terbesit di otaknya.
“iya hyung, mencoba sensasi buah dari lipbalm dengan cara lain, cara yang lebih N-I-K-M-A-T” jawab kyu.
“ne ?” sungmin semakin tidak paham dengan kalimat kyu.
“hyung ingin tau ?”
“Ne!!” jawab sungmin semangat, dan kyu pun menyeringai setan.
“baiklah hyung, sekarang… tunjukkan pada ku bagaimana kau memakai benda itu !”
“hah ? kug gitu ?”
“hanya tunjukkan pada ku !!” desak kyu.
Sungmin mulai mengoles lipbalm dibibir pulmnya, hanya butuh satu goresan di setiap bibirnya, setelah itu sungmin memanyun-manyunkan bibirnya, membuat agar lipbalm itu merata di setiap sudut bibirnya, tetapi belum sempat ia menyelesaikan ritualnya, tiba-tiba..

Gerakannya terhenti, mata sungmin melebar, pandangan na kososng, nafasnya tertahan, ia merasakan sesuatu yang hangat menyentuh bibirnya, ia baru menyadari bahwa sesuatu yang hangat itu adalah bibir kyuhyun ketika ia merasakan suatu pijatan di bibirnya.

Kyuhyun terus melumat bibir sungmin, sesekali menghisap salah satu bibir sungmin, sedikit demi sedikit sungmin mulai menutup matanya, merasakan sensasi disetiap sentuhan bibir kyuhyun. Kyuhyun mulai merasakan sungmin membelas ciumannya, dan dia hampir lupa tujuan awal ia mencium sungmin hanyalah untuk mengetahui rasa dari lipbalm itu. Hampir saja ia memutuskan untuk menarik diri tetapi sungmin mulai melingkarkan tangan na ketengkuk kyuhyun, membuat jarak mereka semakit dekat, juga membuat kyuhyun semakin bisa memperdalam area ciumannya. Tapi kyu memaksakan diri untuk menyudahi ciuman ini, dia masih bisa melihat mata sungmin yang masih tertutup, kyuhyun pun menyenderkan dahi na ke dahi sungmin.

Sungmin, pun membuka matanya, otaknya tidak mampu menemukan kata-kata, mulutnya pun terdiam. Didalam benak sungmin “apa yang ku lakukan ?” sungmin masih bisa merasakan hembusan nafas Kyu di wajahnya, dia pun menundukkan kepala na, tidak berani beradu tatap dengan kyuhyun.

“The taste is Grape” ucap kyu memecah keheningan, sungmin pun mendongakkan kepalanya.
“ne ?” tanya sungmin.
“hyung, rasanya anggur.” Jawaban kyu membuat pipi umin bersemu merah.
“ottokhe ?? aku bisa merasakan lipbalm itu tanpa harus memakainya kan ?” tanya Kyuhyun, dan sungmin pun memukul dada kyu pelan., tapi mampu membuat kyu merintih kesakitan.
“kau … kau curang kyu~ kau sudah mencuri ciuman pertama ku”
“Mwo ?? ciuman pertama ? hyung, kau sudah pernah berciuman dengan heechul hyung sebelumnya.”
“tapi kyu, itu kan fanservice, kalo yang ini kan beda.”
“baiklah aku minta maaf” baru saja kyuhyun akan berjalan menjauh dari Sungmin, tetapi ia merasa lengan na di tahan oleh sungmin.
“bisa kau mengulanginya lagi ?” ucap sungmin lirih.
Kyuhyun membelalakkan matanya, ia memang mendengar omongan sungmin, tapi ia hanya ingin memastikan apa iya tidak salah dengar.
“hyung…. Bilang apa tadi ?”
Sungmin menundukkan kepalanya, jemarinya bermain indah di lengan kyuhyun, kali ini ia mengulanginya lagi, tapi tidak kalah lirih dari yang sebelumnya, dan itu membuat kyu gemas.
“hyung jebal, ulangi sekali lagi~ tapi sedikit lebih keras.”
Kali ini sungmin mendongakkan kepalanya, mata mereka saling beradu.
“hanya melaukannya, atau aku menariknya lagi ?”
Tanpa pikir panjang Kyuhyun langsung menarik pinggang sungmin, mendekatkan kedua tubuh mereka, lagi kyu menyandarkan dahinya ke dahi sungmin, menatap sungmin yang sudah memejamkan matanya, senyuman setan pun menyeringai (lagi) di wajahnya.
“kau yang membuatku melakukan ini, jangan coba-coba untuk menarik dirimu dariku.”
Sungmin kaget dengan perkataan kyu, matanya sempat terbuka tapi urung ia lakukan setelah merasakan bibir Kyu menyentug bibirnya kasar, membuat sungmin. Kyuhyun mencoba memasuki bibir sungmin, awalnya sungmin menolak, tapi kyu menggigit bibir bawah sungmin, sontak membuat sungmin membuka mulutnya, kyupun menang, dan mereka tenggelam kedalam dunia mereka sendiri.

~ In front of KyuMin’s room ~

“Eh,, suara apa itu ?” langkah heechul terhenti. Heechul kaget mendengar suara aneh dari arah kamar KyuMin. Awalnya ia hendak pergi ke dapur, mengambil segelas air minum untuk mebasahi tenggorokannya, tapi niat itu ia urungkan. Ia sempat melihat kesekeliling dorm untuk memastikan hanya ia yang ada di situ, dan ia pun berjalan mendekat menuju pintu kamar kyumin, menempelkan telinga kanannya ke daun pintu kamar kyumin, bermaksud mendengar apa dengan jelas, apa yang di lakukan oleh kyumin, tapi sebuah tepukan mendarat di pundaknya.
“apa yang kau lakukan ??”
“Oh… “ heechul memegang dadanya.
“kau.. emm… atu anu.. emm…” imbuhnya gugup begitu ia tau leeteuk yang menepuk pundaknya.
“kau nguping ?” selidik leeteuk, tapi heechul tidak menjawabnya.
“sejak kapan kau suka mencampuri urusan orang ? setahu ku seorang Kim Heechul enggan berkecimpung dengan urusan orang lain, kecuali urusan heebum dan baengsin.”
“YA! Heebum dan baengsin itu lain.”
“terserah kamu, sekarang jawab, apa yang kau lakukan ?” lagi2 heechul tidak menjawab, ia malah meraih pundak sang leader dan menyuruhnya untuk melakukan hal yang sama dengan na, menguping !
“apa yang kau…”
“Hanya lakukan, jangan banyak bicara” potong heechul.
Hampir 5 menit mereka menguping, dan akhirnya mereka memutuskan untuk menarik diri, tidak ingin jatuh terlalu jauh mencampuri urusan orang lain. Dan mereka pun berjalan menuju ruang tengah, tak jauh dari KyuMin’s room.
“huuff~ enak sekali mereka.” Ucap heechul sambil menghela nafas. Begitu ia duduk di sofa hitam kebanggaan para member (?)
“tidak jauh satu sama lain.” Tambah leeteuk, mengambil duduk di samping heechul.
“bisa bertemu setiap hari” ucap heechul (lagi)
“bisa melakukan sesuatunya bersama-sama.”
“huuuufffpp~~~” keduanya menghela nafas berat. Hening sesaat ketika secara tiba2 mata mereka saling bertemu, saling memandang untuk waktu yang cukup lama, tenggelam dalam pikiran masing masing…. Dengan sekejap mereka saling memalingkan muka, rona merah terukir jelas di pipi mereka. Seolah mereka memiliki pikiran yang sama… pikiran yang seharusnya tidak muncul dalam otak mereka.

~ THE END ~

Wie berharap banget, bnyak kritikan yang masuk, gomawo buat na sarangahneun Nhabella saeng yang sudah membantu dalam penulisan FF ini ^ ^ sungguh banyak membantu ^ ^ hehehhee~ buat yang udah baca,, please~~ give me your opinion about my first YAOI FanFic ^ ^ wie dengan senang hati menerima na. mohon maaf apabila ada adegan yang kurang berkenan di hati reader, ini hanyalah hayalan wie semata, ehhehe~ goamawo for reading ^ ^ *deep bow* ehem.. see you on next FF ya ^o^//

3 komentar: